Bengkulu
merupakan salah satu provinsi yang terdapat di pulau Sumatra, Indonesia. Secara
geografis provinsi bengkulu terletak pada 10 20′ 14” 10 20′ 22” Bujur Timur dan
3 45′ – 3 59′ Lintang Selatan. Provinsi Bengkulu memiliki luas wilayah
34.724,69 km2. Provinsi Bengkulu memiliki 10 Kabupaten/Kota yaitu Kabupaten
Bengkulu Selatan, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kabupaten Bengkulu utara,
Kabupaten Kaur, Kabupaten Kepahiang, Kabupaten Lebong, Kabupaten Rejang Lebong,
Kabupaten Muko-Muko, Kabupaten Seluma dan Kota Bengkulu.
Kota
Bengkulu memiliki pariwisata yang sangat bagus dan indah, namun sayangnya
sampai saat ini banyak sekali pariwisata yang belum di kelolah dengan baik oleh
pemerintah Kota Bengkulu, bukan hanya pemerintahnya saja namun dari masyarakat
setempat juga masih kurang memiliki rasa kesadaran untuk bersama-sama menjaga
pariwisata Kota Bengkulu. Salah satunya adalah Kebun Binatang Taman Remaja yang
terletak di Jalan Lingkar Timur, Kota Bengkulu. Menurut Investigator senior dari Kelompok
Pencinta Satwa Indonesia atau Indonesian Friends of the Animals (IFOTA).
Marison Guciano, mengklaim kebun binatang terburuk di dunia berada di Bengkulu,
ia meminta kebun binatang tersebut segera ditutup karena kondisinya buruk.
Banyak binatang mati karena tidak terurus, Marison juga mengatakan kondisi
Kebun Binatang Taman Remaja Kota Bengkulu sangat memprihatinkan. Hal ini dapat
dilihat dari kandang-kandang binatang yang tidak lagi menyediakan makanan dan
air yang cukup. Belum lagi kandang binatang itu penuh dengan sampah.
Sebelumnya, Kantor Berita resmi Indonesia ANTARA juga pernah menyoroti kondisi
kebun binatang Bengkulu, pada berita yang dilansir pada 29 April 2015 yang lalu
dengan melakukan wawancara dengan Pengamat sosial dan akademisi Universitas
Bengkulu, Drs Lamhir Syam Sinaga Msi. Dia menyayangkan kondisi satu-satunya
kebun binatang di Provinsi Bengkulu saat ini terbengkalai.
Permasalahan
ini sudah sangat lama terjadi dan sampai saat ini belum ada juga penyelesaian yang
di lakukan oleh Pemerintah Kota Bengkulu. Memang bukan hal yang mudah untuk
memperbaiki kebun binatang yang sudah tidak layak digunakan, namun hendaknya
ada kesadaran dari pemerintah setempat yang dibantu dengan masyarakat Kota
Bengkulu. Dimulai dari ketika msayarakat sebagai pengunjung tidak membuang
sampah sembarangan di kawasan kebun binatang, setidaknya kita tidak ikut
menambah sampah yang sebelumnya sudah banyak di Kebun Binatang Taman Remaja. Lalu
dilanjutkan oleh adanya tindakan dari pemerintah yang ikut merenovasi tempat
kebun binatang tersebut, yang seperti kita ketahui sudah lama sekali bahkan
dibiarkan bertahun-tahun kebun binatang ini tidak mendapatkan perhatian yang
lebih dari pemerintah setempat. Kebun binatang ini sangat kotor, usang,
kandang-kandang binatang banyak yang rusak, bianatang yang sudah semakin
sedikit dikarenakan banyak binatang yang mati karena kurangnya makanan dan
minuman, tempat tinggal mereka yang juga sudah rusak sehingga banyak binatang
yang keluar dari tempatnya lalu mati karena tidak sesuai dengan habitat tempat
tinggalnya. Para pekerja di kebun binatang ini juga tidak bekerja lagi sesuai
dengan tugasnya, karena tempat ini semakin lama semakin rusak dan pengunjung
yang datang pun semakin dikit, keuntungan dari kebun binatang ini juga tidak dapat
menyumbang banyak untuk pemasukan Kota Bengkulu.
Sebaiknya,
mulai saat ini pemerintah Kota Bengkulu bersiap-siap untuk merancang lalu
merealisasikan renovasi Kebun Binatang Taman Remaja karena menurut salah satu media
online mengatakan bahwa Investor dari Australia berminat untuk mengelola taman remaja
di Provinsi Bengkulu, agar menjadi taman satwa yang menarik untuk dikunjungi
masyarakat. Mereka tertarik setelah membaca media Malaysia, yang menyatakan
bahwa Taman Remaja Bengkulu dinilai terbengkalai. Atas informasi ini, sebuah
yayasan di Australia tertarik untuk mengelolanya. Dengan adanya berita ini
seharusnya dapat menjadi acuan bagi pemerintah Kota Bengkulu untuk lebih
memperhatikan kondisi kebun binatang dan segera memperbaikinya. Sebagai
Pemerintah yang mengelola Kota Bengkulu patsi akan sangat malu apabila kita
tidak dapat memperbaiki kebun binatang satu-satunya yang terdapat di kota kita
sendiri, sedangkan yayasan dari Negara lain malah tertarik untuk memperbaiki
kebun binatang ini agar layak dikunjungi oleh masyarakat.
Hendaknya perbaikan ini dilakukan secara bertahap, tidak
harus langsung menjadi kebun binatang yang bagus karena mengingat anggarannya
pun pastilah tidak sedikit, anggaran sedikit ini pun kadang masih di salah
gunakan oleh beberapa oknum yang tidak bertanggungjawab, sehingga memperlambat
perbaikan Kebun Binatang Taman Remaja ini, pemasukan dari kebun binatang juga
tidak dapat menyumbang banyak untuk dilakukan nya perbaikan. Namun pada saat ini
kita dapat memulai perbaikan untuk kandang binatangnya terlebih dahulu,
kandang-kandang yang rusak segera di perbaiki, dibersihkan dan bentuk
kandangnya dapat dibuat semenarik mungkin dengan sentuhan warna-warna yang
cerah agar binatang dapat memiliki tempat tinggal yang layak dan pengunjung
juga tidak bosan melihat kebun binatang ini. Sementara, jenis satwa yang masih
tersisa di Kebun Binatang Taman Remaja antara lain ragam jenis Burung,
Kura-kura, Buaya, Siamang, Ular Phyton, dan Biawak. Pemerintah Kota bekerja
sama dengan dinas Pertanian, Perkebunan, Peternakan, dan Kehutanan Kota
Bengkulu seharusnya dapat menambah koleksi satwa kebun binatang ini, agar tidak
ada lagi kandang-kandang yang kosong karena tidak ada binantangnya, tidak ada
lagi nama-nama binatang yang tertera tidak sesuai dengan apa yang ada di
kandang. Inilah tugas besar dari pemerintah kota, memang tidak mudah untuk
menambah satwa di kebun binatang namun apabila pemerintah serius dalam
menanggapi hal ini, pemerintah pasti mampu untuk menambahkan beberapa satwa ke
dalam kebun binatang. Dengan tambahan beberapa satwa, masyarakat pasti tertarik
untuk datang dan melihat satwa yang baru.
Persediaan makanan dan air bagi para satwa juga di
perhatikan, salah satu faktor banyak satwa yang mati karena kurangnya asupan
makanan dan air yang di dapat. Dari pendapatan yang mulai membaik, petugas
pengelola kebun binatang dapat memperhatikan makanan bagi para satwa, tentulah
makanan satwa itu berbeda-beda seperti halnya Buaya makanan nya yaitu
daging-dagingan, berbeda dengan beberapa jenis burung yang makanan nya yaitu
biji-bijian. Apabila kebun binatang ini telah di renovasi, satwa yang ada pun
juga sudah mulai bertambah, kandang-kandang binatang yang bersih, juga makanan
untuk para satwa sudah tersedia dengan baik, maka dapat menarik pengunjung
untuk datang dan melihat Kebun Binatang Taman Remaja.
Sekarang tugas kita sebagai masyarakat dan Pemerintah Kota
Bengkulu bersama-sama untuk mempromosikan dan memeperkenalkan Kebun Binatang
Taman Remaja kepada masyarakat luas, agar dapat menarik minat pengunjung lokal
hingga manca Negara. Kita dapat memperkenalkan kebun binatang ini dengan cara
memberikan review kepada para
wisatawan, apa saja yang terdapat di kebun binatang ini, melalu media sosial
maupun media cetak. Salah satu media online
nya yaitu instagram, di dalam instagram kita sudah mempunyai akun yang dapat
mempromosikan tentang Provinsi Bengkulu yaitu “Visit Bengkulu”. Dan jangan lupa
sebagai masyarakat, kita juga harus ikut menjaga dan mengawasi pengelolahan
Kebun Binatang Taman Remaja ini, agar keterpurukan yang pernah terjadi tidak
akan terulang dikemudian hari.